Bola Mati yang Kembali Matikan MU

Bola Mati yang Kembali Matikan MU

Bola Mati yang Kembali Matikan MU
Bola Mati yang Kembali Matikan MU

Rio Ferdinand mengecam buruknya antisipasi bola mati Manchester United. Kelemahan Setan Merah ini kembali terlihat saat kalah dari Burnley.

MU dipermalukan oleh Burnley 0-2 di Old Trafford pada laga pekan ke-24 Liga Inggris. Dua gol kemenangan tim tamu diciptakan oleh Chris Wood dan Jay Rodriguez.

Di gol pertama yang dibuat oleh Wood, MU kembali kebobolan melalui skema bola mati. Gol ini bermula dari tendangan bebas dari tengah lapangan Dwight McNeil.

Umpan panjangnya mampu disundul oleh Ben Mee. Bola kemudian langsung disambar oleh Wood melalui sepakan voli untuk memperdayai De Gea.

Buruknya antisipasi bola mati MU ini dikecam oleh Ferdinand. Pada laga sebelumnya saat jumpa Liverpool, gawang MU juga harus bergetar dari sepak pojok.

Ia menilai MU tak punya pemimpin yang mampu mengkordinir lini belakang saat situasi bola mati. Kapten The Red Devils, Harry Maguire, dianggap tak cukup baik dalam melakukan peran tersebut.

Ferdinand bahkan menyalahkan Maguire atas terjadinya gol pembuka Burnley. Kesalahan Maguire dan Matic dalam menjaga pemain tim tamu jadi sebab utama gawang De Gea harus kebobolan.

Melompatlah dan tunjukkan bahwa anda ingin memenangi duel udara. Anda tahu bahwa Anda tidak cukup baik dalam mengantisipasi bola mati. 43 persen dari gol ke gawang mereka tercipta dari bola mati. Ini mengerikan,” ujar Ferdinand dikutip dari Standard.

“Seseorang harus berada disana dan bisa mengkordinasi lini belakang. Maguire Anda adalah kapten, Anda memiliki ban kapten, aturlah lini belakangmu.”

“Anda bisa melihat Matic meloncat menghampiri bola di antara Ben Mee dan (James) Tarkowski. Kemudian apa yang dilakukan Maguire untuk mengantisipasi second ball ini.”

Dia berada di posisi yang bagus. Dia harusnya bisa merentangkan tangannya dan mampu melihat dengan baik posisi Wood,” ujarnya mengecam Maguire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!